1. Home
  2. ›
  3. Mudah! Ciptakan Impian Pembelajaran Interaktif di Kelas

Mudah! Ciptakan Impian Pembelajaran Interaktif di Kelas

Mudah Ciptakan Impian Pembelajaran Interaktif di Kelas

Tidak jarang ketika proses kegiatan belajar dan mengajar di kelas sering mendapati para siswa yang tidak antusias, minat belajar kurang, mengantuk ketika guru sedang mengajar, atau siswa yang kesulitan menangkap materi pembelajaran, dan seterusnya, mungkin hal ini ada kaitannya dengan proses pembelajaran yang kurang maksimal. Untuk mengakali hal itu sepertinya Anda sebagai guru perlu tahu tentang Interactive Learning atau pembelajaran interaktif yang sekarang sedang ramai di adaptasi.

Implementasi jenis pendidikan yang baru ini memiliki tujuan yang jelas, yaitu untuk meningkatkan minat belajar serta membantu siswa untuk bisa lebih memahami materi pembelajaran dan sebagai ruang untuk berpikir kritis. Pembelajaran tipe seperti ini akan merubah secara total pengalaman guru mengajar dan juga para siswa yang belajar, kearah yang lebih mengasyikkan.

Apa itu Pembelajaran Interaktif?

Interactive learning atau pembelajaran interaktif adalah sebuah jenis pendidikan di kelas yang mengikut sertakan siswa secara aktif atau kolaboratif dan komunikasi yang aktif dengan peran guru yang memfasilitasi ruang belajar (mediator). Dari penjelasan ini peran guru benar-benar sangat penting untuk tetap melakukan pembentukan minat, memancing interaksi aktif, dan memfasilitasi kegiatan belajar demi mensukseskan jalannya pembelajaran.

Penggunaan bentuk pembelajaran menggunakan permainan, kuis interaktif, poling, media visual, peraga, forum atau diskusi aktif, sistem belajar via Problem Base Learning (PBL), dan lainnya merupakan cara belajar yang digunakan dalam pembelajaran interaktif. Untuk mewujudkan tipe pembelajaran seperti ini cukup mudah, hanya tinggal Anda seorang guru bisa meraciknya.

Terdengar seperti cara belajar di TK / PAUD ya? hampir benar, proses belajar dengan interaksi yang hidup dan kolaboratif benar-benar mendorong minat siswa untuk belajar serta membantu mereka secara psikologi.

Perlu diketahui setiap individu itu memiliki cara belajar yang berbeda, ingat dengan gaya belajar visual, auditori, dan kinestik? Gaya belajar ini melekat seperti kepribadian pada setiap manusia, dari muda – tua atau laki-laki dan perempuan, hal ini akan tetap ada.

Keuntungan yang bisa Didaptkan dari Sisi Guru dan Siswa

Pendidikan seperti ini memang akan membawa banyak perubahan yang nantinya akan terjadi ketika sesi belajar di kelas, tentunya perubahan itu memberikan dampak yang positif dari siswa hingga guru. Beberapa keuntungan yang bisa dapat selengkapnya simak dibawah ini.

Dari Sisi Siswa

  1. Dengan pembelajaran secara interaktif dan kolaboratif akan meningkatkan minat belajar siswa, perilaku yang biasanya terbentuk adalah perasaan tidak sabar untuk memulai sesi belajar di kelas. Sikap seperti ini adalah tujuan utama / gol untuk mengimplementasikan teknik pendidikan ini.
  2. Hasil dari komunikasi yang aktif dan juga perilaku berfikir kritis di setiap sesi pembelajaran akan membiasakan siswa untuk bisa mengedepankan critical thinking. Perilaku ini akan bermanfaat ketika menilai, menanggapi, atau menyelesaikan masalah yang mereka hadapi kelak.
  3. Pemahaman siswa bisa lebih meningkat dibandingkan menggunakan model pembelajaran yang pasif. Karena pada model pembelajaran yang lebih aktif siswa bisa melihat secara langsung visualisasi yang guru tengah ajarkan.

    Selain pemahaman, penggunaan sebuah peraga atau media seperti peraga, gambar, video, dan simulasi lainnya akan memacu sisi kreatifitas siswa untuk membuat model versi mereka sendiri atau mengembangkan ide baru yang bisa saja menjadi penemuan baru.

Dari Sisi Guru

  1. Dengan pendekatan yang baru, siswa akan bersikap lebih welcome dan tidak ada lagi kesan guru yang membosankan, siswa juga akan lebih mudah untuk melakukan diskusi atau mengutarakan pendapat mereka.
  2. Selain siswa, guru juga akan mendapatkan pengalaman mengajar yang lebih berkesan dan lebih nyaman. Setiap materi yang disampaikan ke siswa akan lebih maksimal dan juga lebih mudah dipahami.

    Tidak ada lagi siswa yang akan tertidur pada sesi belajar di kelas, karena mereka berperan secara aktif dalam pembelajaran dan apabila pada sesi memperhatikan pembelajaran mereka akan antusias dalam menyimak.

  3. Guru bisa lebih berekspresi dan lebih kreatif dengan leluasa sesuai materi pembelajaran yang mereka ajarkan. Hal ini juga akan memacu semangat mengajar yang positif dan semangat ini akan menular ke para siswa yang akan belajar.

Bentuk Pembelajaran Interaktif Secara Mudah dari Hal Simple

Sejauh ini Anda sudah ada gambaran tentang pembelajaran interaktif, nah muncul sebuah pertanyaan yang terlintas di pikiran Anda yaitu bagaimana langkah awal guru untuk bisa menerapkan pembelajaran interaktif ini di kelas? atau bagaimana untuk menciptakan pembelajaran interaktif? Disini kami akan memberikan beberapa tips dan cara yang sebisa membantu para guru.

  1. Obrolan-obrolan sederhana tentang hal yang viral atau sesuai dengan minat siswa saat ini akan sangat membantu untuk membentuk kepercayaan dan interaksi dengan siswa-siswa Anda.

    Gunakan sedikit waktu kosong ketika pergantian jam pelajaran untuk bisa membangun komunikasi ke para siswa. Sebisa mungkin jangan habiskan topik pada hari yang sama, agar tidak mudah kehabisan topik dan Anda bisa mudah untuk mencari topik obrolan lainnya.

  2. Ketika mengajar di kelas usahakan untuk bisa menggambarkan materi pembelajaran dengan cara yang mudah dan menyenangkan, salah satunya adalah dengan menggunakan sebuah cerita. Ketika sedang memaparkan materi dengan bercerita, usahakan untuk menggunakan ekspresi dan intonasi yang sesuai.

    Lalu, usahakan untuk mengikut sertakan siswa Anda sebagai tokoh atau peraga dalam sesi bercerita, selain untuk ilustrasi, tapi juga bisa bermanfaat untuk mencairkan susana kelas.

  3. Penggunaan media pembelajaran seperti Interactive Flat Panel, video, peraga, dan seterusnya dapat dengan efektif membantu proses menjelaskan materi pembelajaran dapat membantu pemahaman dan interaksi para siswa.

    Misalnya, gunakan media ember dan kertas, paku, dan busa untuk menjelaskan konsep hukum archimedes atau gunakan animasi sederhana untuk menjelaskan bagaimana arus data pada OSI layer terjadi. Itu adalah beberapa contoh bagaimana pemanfaatan media dapat digunakan.

  4. Gunakanlah permainan untuk bisa lebih efektif meningkatkan kolaboratifitas para siswa. Ada banyak jenis-jenis permainan edukatif yang kini bisa Anda terapkan, seperti kuis interaktif, poling, puzzle kolaboratif, dan lainnya.

    Apabila sudah ada fasilitas yang memadai dan mengusung konsep kelas digital yang dimana sudah terdapat Interaktif Flat Panel, Anda bisa dengan mudah untuk memanfaatkan fitur permainan interaktif pada perangkat tersebut.

Tantangan yang Kerap Dihadapi

Pada setiap metode pendidikan tentu memiliki beberapa tantangan yang harus siap dan harus bisa dilalui oleh para guru. Tentu hal ini perlu Anda ketahui sebagai bahan edukasi dan memudahkan dalam mencari jalan keluar seefektif mungkin agar pembelajaran interaktif dapat berjalan lancar.

Kendala pertama yang sering terjadi adalah kecendrungan siswa masih tetap pasif walau guru sudah mengajak siswa untuk bisa lebih aktif. Hal ini cukup sering terjadi pada awal-awal, cobalah untuk tetap membangun pondasi yaitu gunakan obrolan ringan agar para murid bisa lebih terbuka dan berinteraksi.

Apabila para siswa sudah mulai nyaman berinteraksi dengan Anda, maka ini adalah waktu yang tepat untuk bisa memberikan metode pembelajaran interaktif sebagai mestinya.

Terkadang ada beberapa siswa yang sangat sulit untuk diajak interaksi, perlu Anda ketahui selain faktor psikologi mungkin ada penyebab lingkungan atau pengalaman yang menjadikan siswa itu cukup sulit berinteraksi.

Anda sebagai guru bisa dengan menggunakan berbagai macam pendekatan yang halus dan tetap pelajari dengan seksama kebutuhan spesial yang diperlukan. Cari bantuan psikolog mendapat saran dan bantuan.

Kendala kedua, pembelajaran interaktif memang memacu guru untuk effort ekstra pada setiap sesi belajar di kelas. Dari penyiapan materi, cara penyampaian yang efektif dan interaktif, media pembelajaran yang harus memadai, dan tentu para siswa yang harus siap untuk diajak interaksi oleh guru.

Namun, tetaplah berkeyakinan kuat bahwa pembelajaran interaktif ini adalah jalan untuk mendidik siswa agar dapat critical thinking, meningkatkan minat untuk belajar, dan ruang mereka untuk berekspresi.

Cerita Sukses dari Penerapan Interactive Learning

Contoh kesuksesan implementasi dari penerapan tipe pembelajaran ini adalah dari Universitas Harvard (Harvard University). Kisah ini diambil dari seorang dosen yang bernama Eric Mazur, Anda bisa baca selengkapnya disini. Singkat cerita, Eric Mazur menceritakan bagaimana mahasiswa nya bisa lebih memahami materi yang dia paparkan dan perhatian kelas bisa lebih berfokus padanya.

Dia menggunakan sejenis “handheld polling mechanism” dalam prosesi kuis, dalam sesi kuis juga dia ada sesi untuk diskusi dengan sesama mahasiswa untuk merubah jawaban ke jawaban yang menurut mereka benar.

Eric Mazur juga melihat ada peningkatan minat belajar yang terjadi pada mahasiswa-nya. Lalu dia juga memberikan gambaran, bahwa kondisi kegaduhan di kelas ketika dia belajar lebih terasa seperti taman kanak-kanak.

Kemudian Eric Mazur memberikan tanggapan bahwa, dia sengaja untuk menjadikan kelasnya kembali seperti pada waktu taman kanak-kanak (TK), karena pada masa itu siswa bisa dengan bebas memilih cara belajar mereka, tapi dengan seiring waktu mereka tidak punya kesempatan untuk mendapat kebebasan untuk belajar. Jadi dia disini berencana untuk mengembalikan kebebasan mereka belajar dan berekspresi itu.

Dari contoh ini, tergambar bagaimana pembelajaran secara efektif ini bisa diterapkan pada jenjang yang tinggi sekalipun. Dengan pendekatan yang tepat, kolaborasi yang baik pada sesi kuis, interaktifitas yang lancar antara guru dan para siswa, serta kebebasan berekspresi berpendapat untuk membantu mengasah critical thinking. Ini semua adalah bentuk dari pembelajaran interaktif yang diharapkan dan bisa diwujudkan untuk guru sekalian.

Informasi Lebih Lanjut

Untuk Informasi lebih lanjut seputar produk dan layanan, hubungi kami melalui call center atau kunjungi kami secara langsung. Jangan lupa untuk mengunjungi kami di Instagram, Youtube, Tiktok, Facebook, Linkedin & Twitter.

Related Product

Load Items....

Share To:
f X in -
Formulir Whatsapp
info-hot-swap-conference-MAS